Tangguh, Terpercaya dan Adaptif


 

Perlu diingat, senjata kita bukan Narasi bahkan Alasan. Melainkan bukti kongkrit tidak hanya Omdo, omong doang. Entitas yang bertahan (durable) adalah entitas yang berhasil dan adaptif inovatif dan terpercaya. Perubahan dan pembaharuan harus kongkrit kesana. Tangguh bukan berarti tidak belajar, tapi tidak boleh berjiwa lemah. Berani dan ambillah pelajaran dari kesalahan masa lalu, jangan diulangi, dan segera move on!

Masalah Ajisaka hari ini apa? Harus teridentifikasi siapa trusted, siapa tidak trusted, dan siapa yang most trusted? Perkuat sadar resiko. Harus pertimbangkan Prinsip Kehati-hatian. Tuntutannya adalah mencetak pertumbuhan bisnis positif dan tidak omdo. 

Pekerjaan besar di Ajisaka butuh banyak bakat, kemampuan, energi positif, dan kompetensi terbaik. Tidak bisa hanya dengan harapan-harapan palsu, narasi, dan impian kosong. Harus berani dorong sinergitas dan open ekosistem kongkrit agar segera menjadi best property company of the years. 

Memang membangun organisasi bisnis yang agile, solid, dan well-performed tidaklah gampang. Apalagi tuntutan menahlukkan "cuaca bisnis yang ekstrim", tidak jarang juga penuh sentimen. 

Lalu solusinya? Melangkahlah, pasang kaca mata kuda, fokus saja, dan tidak menabrak rambu-rambu. Tinggalkan yang perlu ditinggalkan, hilangkang yang perlu dihilangkan, berani katakan tidak, bangun skala prioritas. Manajemen mulai diaktivasi sebagai alat independensi dan fairness (keadilan). 

Penutup. Titik terindah bukanlah menyerah, melainkan titik terindah adalah berpijak pada fondasi, tanggung jawab, dan visi. Ajisaka bisa kuat di core competence-nya. Hanya dorong lebih berani saja maju beberapa langkah kedepan.


Salam,


Bahrul Fauzi Rosyidi,

Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Tulisan dilindungi hak cipta!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Era Spin-Off Dimulai

Menjadi CFO Sebagai Strategic Enabler Yang Hebat

About The Authors