Strategi Buyback Penting Juga Untuk Menjaga Stabilitas Harga Saham Perusahaan Kita
Saya melihat, persepsi publik penting juga untuk dikendalikan/dikontrol, jangan hanya mau dikendalikan terus oleh persepsi pelaku pasar. Kenapa saya berbicara seperti itu? Mengambil pelajaran dari pergerakan IHSG beberapa bulan terakhir, bahwa pergerakan IHSG yang fluktuatif mengikuti persepsi pelaku pasar modal terhadap gejolak ekonomi global terbukti tidak selalu bagus untuk kelangsungan hidup perusahaan yang menjalankan bisnis (really operate the business). Perusahaan haruslah digerakkan oleh kondisi fundamental, bukan persepsi atau tekanan publik.
Oleh karena itu, saya memiliki pandangan bahwa aksi buyback kita terhadap investor-investor pasar modal di perusahaan kita penting juga dilakukan mengingat kita perlu menjaga stabilitas harga saham di perusahaan kita saat ini. Kita perlu mengurangi jumlah lembar saham yang beredar di publik.
Dengan kita buyback saham apakah bisa naik? Saya fikir tidak ya, paling jika memang ada animo masyarakat yang positif, saham kita mungkin bisa naik. Fokus kita disini adalah stabilitas, lainnya kita tidak perhatikan.
Kenapa berkurangnya jumlah saham yang beredar di public penting bagi perusahaan? Karena dengan berkurangnya jumlah saham yang beredar di pasaran/public, secara otomatis akan dapat meningkatkan laba per-lembar saham karena tingkat rasio pembagiannya menjadi menurun. :D
Peningkatan laba per-lembar saham akan memicu potensi kenaikan nilai pembagian deviden bagi investor. Ini tentu menjadi daya tarik tersendiri kan? Makanya penting juga melakukan buyback.
Salam,
Bahrul Fauzi Rosyidi,
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
Tulisan dilindungi hak cipta!

Komentar
Posting Komentar