Opini: International Capital Budgeting PT. Waskita Karya



OPINI: INTERNATIONAL CAPITAL BUDGETING PT. WASKITA KARYA
Oleh: Bahrul Fauzi Rosyidi

Pendahuluan
PT. Waskita Karya (Persero) atau WSKT adalah salah satu perusahaan konstruksi terbesar di Indonesia. Bisnis utama dari perusahaan ini adalah menyediakan pekerjaan konstruksi yang membeirkan kontribusi 94% terhadap total pendapatan perusahaan pada tahun 2017. Usaha lainnya meliputi beton pra-cetak, jalan tol, properti, dan energi. Perusahaan memiliki jaringan pemasraan dalam negeri yang luas dengan 35 kantor pemasaran di dalam nageri. Perusahaan telah memperluas bisnisnya di luar negeri melalui kantor pemasaran di Arab Saudi, Timor Leste, dan Malaysia. Struktur pemegang saham pada 31 Desember 2017 terdiri dari pemerintah Indonesia (66%) dan sisanya adalah dimiliki oleh publik.

INDUSTRY SECTOR
INDUSTRY SUB SECTOR
Property, Real Estate and Construction
Building Construction
ESTABLISHED
Property, Real Estate and Construction
1 January 1961
LISTED

Property, Real Estate and Construction
19 December 2012
LISTED COMPANY CODE
Property, Real Estate and Construction
WSKT
LISTED SHARES
Property, Real Estate and Construction
9.632.236.000
DIVIDEND
Property, Real Estate and Construction
No
MAJOR SHAREHOLDERS (>5%)
Property, Real Estate and Construction
Government of Indonesia (68%)
KEY SUBSIDIARIES
Property, Real Estate and Construction
Waskita Sangir Energi
Waskita Toll Road
Waskita Beton Precast
Citra Washputowa
Harga Saham


Peluang Investasi Internasional Saat Ini
Daftar peluang Waskita adalah: (a) Proyek Waskita Karya di luar negeri adalah di Afrika Utara (Aljazair, Tunisia, Libya), Uni Emirate Arab, Malaysia, Filipina, Myanmar, Timor Leste; (b) update informasi terakhir untuk PT Waskita Karya (Persero) mengaku agak berhati-hati didalam pengambilan proyek di luar negeri (timur tengah). Dasarnya proyek luar negeri Waskita yang digeluti sejak 2006 baru memberikan kontribusi pendapatan sebesar Rp 500 miliar di tahun 2015; (c) sejauh ini, Waskita merupakan perusahaan kerjasama dengan perusahaan Bin Laden Group. Di proyek tsb, posisi Waskita adalah sebagai sub-kontraktor bukan merupakan main kontraktor. 


Financial Assumptions:
(a) Operational Highlights Waskita Karya

2012
2013
2014
2015
Construction Service
8,807.6
9,559.1
9,483.9
12,041.4
Precast Services
-
127.2
802.6
2,068.6
Toll Road Income
-
-
-
31.8
Building Rental
0.97
0.26
0.32
0.62

In billion IDR rupiah

Sources: Waskita Karya Annual Report 2016


(b) Financial Highlights Waskita Karya

2010
2011
2012
2013
2014
2015
2016
Revenues
5,853.2
7,274.2
8,808.4
9,686.6
10,286.8
14,152.7
23,788.3
Cost of Revenues
(5,276.9)
(6,611.0)
(8,076.2)
(8,775.9)
(9,177.9)
(12,232.0)
(19,820.0)
Operating Profit
389.2
485.0
628.5
706.9
949.7
1,447.0
3,145.8
Net Income
124.1
172.0
254.0
368.0
511.6
1,047.6
1,713.3
Total Comprehensive Income
-
-
254.4
366.6
471.9
1,567.1
1,809.2
Total Assets
4,078.7
5,116.0
8,366.2
8,788.3
12,542.0
30,309.1
61,425.2
Total Liabilities
3,628.6
4,495.8
6,359.2
6,463.5
9,777.1
20,604.9
44,652.0
Earnings Per-Share
-
-
38.14
38.20
51.90
90.19
147.48


in billion IDR rupiah unless otherwise stated
Sources: Waskita Karya Annual Report 2016

Project Viewpoint for Capital Budgeting
Future Projection Waskita Karya's Financial Highlights:


2015
2016
2017f
2018f
2019f

Revenues
14,152.7
23,788.3
33,507.0
41,707.0
49,555.0

Net Income
1,047.6
1,713.3
2,258.0
2,856.0
3,736.0

EBITDA
1,555.0
3,370.0
5,152.0
7,941.0
10,179.0

P/E Ratio (X)
26.9
20.3
15.4
12.2
9.3

P/B (X)
3.0
3.1
2.7
2.3
1.9



In billion IDR rupiah unless otherwise stated

Source: Maybank King Eng Securities (23/02/2017)
 
Analysis of WSKT Capital Budgeting 

2015
2016
2017F
2018F
2019F
Cashflow Waskita
(35,402.3)
(11,614.0)
21,893.0
63,600.0
113,155.0
 

(a) WACC/Cost of Capital
Requirement Capital:
37,941.0



WACC/CoC Waskita:





CoC
%
WACC
Total Capital
Investor
11%
30%
0.108
11,382.3
Debt
9%
30%
11,382.3
Equity
12%
40%
15,176.4
TOTAL

100%

37,941.0


Re-investment rate                  : 5%

In billion IDR rupiah
 
(b) Result of Feasibility Study
Hasil Analisis



Indikator Studi Kelayakan
Hasil Perhitungan
Intepretasi/ Penafsiran
Kesimpulan Riset
NPV
 Rp  84,642
Bisnis menghasilkan aliran kas bersih terdiskonto sebesar 84641.8825822072 Rupiah dalam siklus bisnis 5 tahunan, dengan syarat semua aliran kas bersih yang tercipta harus diinvestasikan kembali dengan reinvestment rate sebesar WACC = 0.108
FEASIBLE!
IRR
58%
Bisnis memberikan tingkat pengembalian dan reinvestment rate per tahun sebesar 0.583612858235837, sementara biaya modal (WACC) = 0.108
FEASIBLE!
MIRR
45%
Bisnis memberikan tingkat pengembalian per tahun sebesar 0.452211810437857, dengan asumsi semua aliran kas bersih tercipta harus diinvestasikan kembali dengan reinvestment rate sebesar 0.108
FEASIBLE!
 

Sensitivity Analysis: Project Viewpoint
(a) Skenario 1: Total cost naik 8%, total biaya investasi dan total gross revenue tetap:

2015
2016
2017F
2018F
2019F
Revenue
15,284.92
25,691.36
36,187.56
45,043.56
53,519.40
Total Cost
10,684.9
11,539.7
12,462.8
13,459.9
14,536.7
Investment Cost
34,905.72
-
-
-
-
Cashflow Waskita
(30,305.7)
(16,154.0)
7,570.7
39,154.4
78,137.2
 

Hasil Analisis



Indikator Studi Kelayakan
Hasil Perhitungan
Intepretasi/ Penafsiran
Kesimpulan Riset
NPV
 Rp        37,825
Bisnis menghasilkan aliran kas bersih terdiskonto sebesar 37825.2372826885 Rupiah dalam siklus bisnis 5 tahunan, dengan syarat semua aliran kas bersih yang tercipta harus diinvestasikan kembali dengan reinvestment rate sebesar WACC =
FEASIBLE!
IRR
36.32%
Bisnis memberikan tingkat pengembalian dan reinvestment rate per tahun sebesar 0.363210357012364, sementara biaya modal (WACC) =
FEASIBLE!
MIRR
42.47%
Bisnis memberikan tingkat pengembalian per tahun sebesar 0.424705418978553, dengan asumsi semua aliran kas bersih tercipta harus diinvestasikan kembali dengan reinvestment rate sebesar
FEASIBLE!
 

(b) Skenario 2: Total cost dan total biaya investasi naik 8%, sedangkan total gross revenue tetap:

2015
2016
2017F
2018F
2019F
Revenue
15,284.92
25,691.36
36,187.56
45,043.56
53,519.40
Total Cost
11,614.0
12,543.1
13,546.6
14,630.3
15,800.7
Investment Cost
34,905.72




Cashflow Waskita
(31,234.8)
(18,086.6)
4,554.4
34,967.7
72,686.4
 

Hasil Analisis



Indikator Studi Kelayakan
Hasil Perhitungan
Intepretasi/ Penafsiran
Kesimpulan Riset
NPV
 Rp        27,153
Bisnis menghasilkan aliran kas bersih terdiskonto sebesar 27153.0843748278 Rupiah dalam siklus bisnis 5 tahunan, dengan syarat semua aliran kas bersih yang tercipta harus diinvestasikan kembali dengan reinvestment rate sebesar WACC =
FEASIBLE!
IRR
29.02%
Bisnis memberikan tingkat pengembalian dan reinvestment rate per tahun sebesar 0.290164160870614, sementara biaya modal (WACC) =
FEASIBLE!
MIRR
24.54%
Bisnis memberikan tingkat pengembalian per tahun sebesar 0.245438167358146, dengan asumsi semua aliran kas bersih tercipta harus diinvestasikan kembali dengan reinvestment rate sebesar
FEASIBLE!
 

(c) Skenario 3: Total cost dan total biaya investasi naik 8%, sedangkan total gross revenue malah jatuh sebesar 8%.

2015
2016
2017F
2018F
2019F
Revenue
14,152.7
23,788.3
33,507.0
41,707.0
49,555.0
Total Cost
11,614.0
12,543.1
13,546.6
14,630.3
15,800.7
Investment Cost
37,941.0
-
-
-
-
Cashflow Waskita
(35,402.3)
(24,157.1)
(4,196.7)
22,880.0
56,634.3
 

Hasil Analisis



Indikator Studi Kelayakan
Hasil Perhitungan
Intepretasi/ Penafsiran
Kesimpulan Riset
NPV
 Rp  (5,619)
Bisnis menghasilkan aliran kas bersih terdiskonto sebesar -5619.04696807339 Rupiah dalam siklus bisnis 5 tahunan, dengan syarat semua aliran kas bersih yang tercipta harus diinvestasikan kembali dengan reinvestment rate sebesar WACC =
NOT FEASIBLE!
IRR
7.13%
Bisnis memberikan tingkat pengembalian dan reinvestment rate per tahun sebesar 0.0712858377545689, sementara biaya modal (WACC) =
NOT FEASIBLE!
MIRR
7.40%
Bisnis memberikan tingkat pengembalian per tahun sebesar 0.0739958092035236, dengan asumsi semua aliran kas bersih tercipta harus diinvestasikan kembali dengan reinvestment rate sebesar
NOT FEASIBLE!
 

Repatriating Cashflow for WSKT
Parent Viewpoint Capital Budgeting


Sensitivity Analysis: Parent Viewpoint Measurement
(a) Foreign Relative Influence for Domestic Project
(a.1) Foreign Exchange Risk
(a.2) Political Risk
(a.3) Agency Cost
(a.4) Asymmetric Information

(b) Pertimbangan Portfolio Risk Management
(b.1) Real Option Analysis

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Era Spin-Off Dimulai

Menjadi CFO Sebagai Strategic Enabler Yang Hebat

About The Authors